Dari Pengalaman ke Keteladanan, Sekolah Lansia PWRI Sulut Soroti Peran Kunci Lansia


Manado,— Lansia dinilai memiliki posisi penting dalam menjaga kualitas dan ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial yang kian cepat. Hal ini menjadi fokus dalam Pembelajaran Keenam Sekolah Lansia Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (23/4/2026).
Mengusung tema “Peran Lansia dalam Membangun Keluarga Berkualitas,” kegiatan ini menempatkan lansia tidak sekadar sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi sebagai aktor utama yang membawa nilai, pengalaman, dan kebijaksanaan dalam kehidupan keluarga.
Dalam pembelajaran tersebut, ditekankan bahwa lansia memiliki peran strategis sebagai penjaga harmoni keluarga, penanam nilai moral, serta penguat hubungan antargenerasi. Pengalaman panjang yang dimiliki menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.
Selain itu, lansia juga didorong untuk tetap aktif, terbuka terhadap perubahan, dan terlibat dalam komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga. Keterlibatan ini dinilai mampu memperkuat fondasi keluarga yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga tangguh secara emosional dan sosial.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara ini sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya menyasar kelompok usia produktif, tetapi juga memberdayakan lansia sebagai pilar penting dalam membentuk keluarga yang berkualitas dan berdaya saing.