Ekonomi Sulut Tumbuh 5,42 Persen, Kemiskinan Terendah di Pulau Sulawesi: Gubernur YSK Perkuat Pembangunan yang Inklusif

MANADO — Sulawesi Utara terus menunjukkan ketahanan ekonomi dan kemajuan pembangunan yang menggembirakan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus Komaling, S.E., Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadikan capaian positif tersebut sebagai momentum untuk mempercepat pembangunan yang merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Sulawesi Utara yang dirilis pada 5 Agustus 2026, perekonomian Sulut pada Triwulan II-2026 tumbuh 5,42 persen secara tahunan. Dibandingkan Triwulan I-2026, ekonomi daerah juga meningkat 5,53 persen, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto mencapai Rp55,20 triliun atas dasar harga berlaku.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap kuat. Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi sumber pertumbuhan terbesar, disusul konstruksi serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,06 persen, yang mencerminkan bergeraknya investasi dan pembangunan di Sulawesi Utara.
Kinerja pariwisata juga menunjukkan lonjakan signifikan. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Triwulan II-2026 meningkat 118,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Surplus perdagangan luar negeri Sulut turut meningkat menjadi US$276,08 juta.
Capaian ekonomi tersebut berjalan beriringan dengan penurunan kemiskinan.Pada Maret 2026, persentase penduduk miskin Sulawesi Utara turun menjadi 6,32 persen, dari 6,62 persen pada September 2025. Angka ini lebih rendah daripada angka nasional sebesar 8,07 persen sekaligus menjadi persentase kemiskinan terendah di antara seluruh provinsi di Pulau Sulawesi.
Hasil ini menjadi landasan penting bagi Gubernur Yulius Selvanus untuk terus memperkuat sektor-sektor produktif, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja dan memastikan manfaat pertumbuhan dirasakan hingga wilayah perdesaan, kepulauan dan perbatasan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak sekadar mengejar tingginya angka pertumbuhan. Arah pembangunan difokuskan pada pertumbuhan yang berkualitas—pertumbuhan yang meningkatkan pendapatan masyarakat, menurunkan kemiskinan dan memperkecil kesenjangan antarwilayah.
Dengan fondasi ekonomi yang semakin kuat dan angka kemiskinan yang terus menurun, Sulawesi Utara optimistis melangkah menuju daerah yang lebih maju, sejahtera dan berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, momentum positif ini akan terus dijaga melalui kerja nyata, kolaborasi dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.