Evaluasi 30 Indikator PJPK, Pemprov Sulut Konsolidasikan OPD Pemangku Kinerja





MANADO,— Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat khusus bersama perangkat daerah yang menjadi pemangku 30 indikator Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025. Rapat berlangsung di Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (29/4/2026).
Berbeda dari forum koordinasi umum, rapat ini secara khusus melibatkan perangkat daerah yang memiliki keterkaitan langsung dengan indikator PJPK, seperti sektor kesehatan, pendidikan, sosial, ketenagakerjaan, perencanaan, infrastruktur, dan administrasi kependudukan.
Fokus utama pembahasan adalah evaluasi capaian indikator sepanjang tahun 2025, sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi kinerja pada masing-masing sektor. Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada keterkaitan antar indikator, sehingga setiap capaian tidak dilihat secara parsial, melainkan sebagai bagian dari sistem pembangunan kependudukan yang utuh.
Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa keberhasilan PJPK sangat ditentukan oleh kinerja perangkat daerah pemangku indikator. Oleh karena itu, diperlukan konsolidasi yang kuat agar setiap intervensi yang dilakukan mampu memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas penduduk dan ketahanan keluarga.
Selain evaluasi, forum ini juga menjadi ruang penajaman strategi untuk tahun 2026. Perangkat daerah diminta menyusun langkah perbaikan yang lebih terarah, berbasis data, serta terintegrasi dengan perencanaan dan penganggaran daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah pemangku indikator, mengingat 30 indikator PJPK mencerminkan berbagai dimensi pembangunan yang saling berkaitan.
Melalui rapat ini, diharapkan terbentuk keselarasan langkah dan penguatan komitmen dalam mengawal indikator PJPK secara konsisten, sehingga pembangunan kependudukan di Sulawesi Utara dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.