Ferdinand Mewengkang Serahkan Modul “Lansia dan Kearifan Lokal”, Disebut Pertama di Indonesia

Manado, 19 Februari 2026 – Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM, Ketua PWRI Provinsi Sulawesi Utara sekaligus Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, menyerahkan Buku Modul Sekolah Lansia berjudul “Lansia dan Kearifan Lokal” kepada Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara serta Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (19/2).
Modul yang disusun langsung oleh Ferdinand Mewengkang tersebut dirancang sebagai pedoman pembelajaran yang menempatkan lansia sebagai penjaga nilai dan kearifan lokal di tengah perubahan zaman, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis pengalaman hidup.
Dalam kesempatan itu, Ferdinand Mewengkang menegaskan bahwa pengalaman hidup lansia adalah kekayaan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan bermakna.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara menyebut modul ini sebagai yang pertama di Indonesia dengan pendekatan integratif antara pemberdayaan lansia dan pelestarian kearifan lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara menambahkan bahwa ke depan modul “Lansia dan Kearifan Lokal” akan digunakan sebagai pedoman pembelajaran bagi Sekolah Lansia di Sulawesi Utara, sehingga seluruh penyelenggara memiliki acuan yang terarah, terstruktur, dan berbasis nilai budaya lokal.