HUT Lansia Ke-30 dan Harganas Ke-33 Tahun 2026, Disdukcapil-KB Sulut Perkuat Peran Sekolah Lansia dalam Mewujudkan Lansia Tangguh

Berita
IMG_8164.jpeg
IMG_8167.jpeg
IMG_8165.jpeg
IMG_8166.jpeg

Manado – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lansia ke-30 dan rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas bagi pengelola dan Kepala Sekolah Lansia, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut diikuti oleh pengelola, kader, dan Kepala Sekolah Lansia dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Sekolah Lansia dalam mendukung Program Bangga Kencana.

Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi “Peran Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara dalam Mendukung Program Bangga Kencana Melalui Lansia Tangguh.”

Dalam pemaparannya disampaikan bahwa pembangunan keluarga harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada kelompok lanjut usia. Lansia merupakan bagian penting dari pembangunan manusia yang perlu dipersiapkan agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah penduduk Sulawesi Utara mencapai 2.665.200 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 367.718 jiwa merupakan penduduk lanjut usia atau sekitar 13,80 persen dari total penduduk. Sementara itu, angka harapan hidup masyarakat Sulawesi Utara telah mencapai 74,44 tahun.

Peningkatan jumlah lansia dan tingginya angka harapan hidup tersebut merupakan indikator keberhasilan pembangunan yang patut disyukuri. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama agar para lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik dan dapat terus berkontribusi dalam keluarga maupun masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yaitu “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan,” khususnya Misi ke-2 yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pembangunan lansia menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas sepanjang siklus kehidupan.

Dalam materi yang disampaikan, ditegaskan bahwa lansia bukanlah beban pembangunan, melainkan aset keluarga dan masyarakat yang memiliki pengalaman hidup, pengetahuan, nilai-nilai kehidupan, serta kearifan lokal yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan berbagai program yang mampu mendorong lansia tetap sehat, aktif, mandiri dan produktif.

Sebagai perangkat daerah yang melaksanakan urusan Pengendalian Penduduk dan Pembangunan Keluarga, Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara terus mendukung penguatan Program Bangga Kencana melalui pembinaan Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), pengembangan Sekolah Lansia, peningkatan kapasitas kader, serta penguatan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pemangku kepentingan.

Hingga tahun 2025, Sulawesi Utara telah memiliki 6.390 Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) dan 41 Sekolah Lansia yang tersebar di berbagai daerah. Keberadaan BKL dan Sekolah Lansia menjadi wadah pembelajaran sepanjang hayat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesehatan, kemandirian, serta partisipasi sosial para lanjut usia.

Sekolah Lansia tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga ruang pemberdayaan yang mendorong lansia tetap aktif, sehat, mandiri, dan memiliki peran sosial di tengah keluarga serta masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, para lansia didorong untuk terus belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Momentum peringatan HUT Lansia ke-30 dan rangkaian Harganas ke-33 Tahun 2026 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan keluarga yang berkualitas tidak hanya berfokus pada generasi muda, tetapi juga memastikan para lanjut usia dapat menikmati masa tua yang bermartabat, sehat, dan bahagia.

Melalui penguatan Program Bangga Kencana dan Sekolah Lansia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara terus berupaya mewujudkan Lansia Tangguh sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Lansia Tangguh diharapkan menjadi fondasi bagi terwujudnya keluarga tangguh, masyarakat tangguh, serta Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Dipublikasikan oleh Disdukcapilkb Sulawesi Utara