Inflasi Terkendali, Gubernur Yulius Selvanus Tegaskan Kepemimpinan yang Bekerja Nyata





Manado – Di tengah dinamika ekonomi nasional pasca Ramadan dan Idulfitri 2026, Sulawesi Utara justru menunjukkan performa yang solid dalam menjaga stabilitas harga. Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, pengendalian inflasi tidak hanya menjadi agenda kebijakan, tetapi hadir sebagai hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik per 1 April 2026, inflasi bulanan (m-to-m) Maret 2026 di Sulawesi Utara tercatat sebesar 0,41 persen, berada dalam kategori terkendali di tengah meningkatnya tekanan permintaan nasional. Lebih kuat lagi, secara tahunan (year-on-year), inflasi Sulut hanya sekitar 2,20 persen, menjadikannya salah satu yang terendah di Indonesia. Capaian ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah hasil dari kerja yang terstruktur—mulai dari pengendalian distribusi bahan pokok, stabilisasi harga komoditas strategis, hingga koordinasi aktif lintas sektor melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Dalam konteks regional, kekuatan kinerja ini terlihat semakin jelas. Sebagai pembanding, Maluku Utara mencatat inflasi bulanan lebih tinggi, yakni sekitar 0,57 persen, dengan inflasi tahunan berada di kisaran di atas 4 persen. Selisih ini menegaskan bahwa stabilitas di Sulawesi Utara bukan kebetulan, melainkan hasil dari kepemimpinan yang mampu mengantisipasi tekanan sebelum menjadi krisis. Di sinilah letak perbedaannya. Ketika sebagian daerah masih bereaksi terhadap gejolak harga, Sulawesi Utara sudah lebih dulu mengendalikan situasi. Pemerintah daerah tidak menunggu masalah membesar, tetapi bergerak cepat memastikan pasokan aman dan harga tetap terjangkau. Gubernur Yulius Selvanus menempatkan pengendalian inflasi sebagai prioritas strategis karena menyangkut langsung daya beli masyarakat. Pendekatan yang digunakan bukan sekadar administratif, tetapi berbasis kerja lapangan dan respons cepat terhadap dinamika pasar. Pesan yang tidak bisa diabaikan: data tidak pernah berbohong. Di saat tekanan inflasi masih terasa di berbagai wilayah, Sulawesi Utara justru tampil lebih stabil. Ini menjadi penanda kuat bahwa kepemimpinan yang efektif bukan diukur dari wacana, tetapi dari hasil yang nyata. Dengan tren inflasi yang terus terjaga, Sulawesi Utara kini berada pada posisi strategis sebagai salah satu daerah dengan stabilitas ekonomi terbaik di kawasan timur Indonesia. Dan pada akhirnya, publik bisa menilai dengan jelas: ketika angka berbicara, kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus terbukti bekerja—terukur, nyata, dan berdampak langsung bagi rakyat.