Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Nutrisi ke 10 Keluarga Risiko Stunting di Minahasa Selatan

Berita
2f8a7c63-4cc8-4ba1-b01e-eb3e8b55f07b.jpeg
bed7e9dd-5048-42da-bbd7-a73807a1f0b4.jpeg
69b881ed-c818-4fd4-a3e3-c5455b253464.jpeg
988a9221-9d20-4800-ad40-3290b8acb8a1.jpeg
22d9033b-7edc-4361-a133-5bc96ee9592b.jpeg
590f5339-875a-4964-be77-a7db5db92961.jpeg

Amurang,— Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus menekan angka stunting. Sebanyak 10 keluarga berisiko stunting di Kabupaten Minahasa Selatan menerima bantuan nutrisi, Rabu (22/4/2026).

Penyaluran dilakukan melalui Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara, atas nama Gubernur Yulius Selvanus, SE, bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Selatan.

Aksi ini merupakan bagian dari Program Aksi Mapalus Cegah Stunting – Genting, yang menyasar langsung keluarga dengan baduta serta ibu hamil kategori risiko tinggi.

Penerima bantuan tersebar di Kecamatan Tatapaan, Tumpaan, Amurang Timur, Amurang, dan Amurang Barat, terdiri dari anak usia 4 bulan hingga 1 tahun 10 bulan serta ibu hamil yang membutuhkan intervensi gizi segera.

Langkah ini menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam melakukan intervensi langsung dan tepat sasaran, sekaligus mempercepat penanganan stunting di tingkat keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak dini.

Dipublikasikan oleh Disdukcapilkb Sulawesi Utara

Terakhir diupdate: 22 April 2026, 05.41