SIDAYA Dorong Lansia Sulut Tetap Sehat dan Berdaya

Berita
WhatsApp Image 2026-02-19 at 12.29.12.jpeg

MANADO, 19 Februari 2026 — Pembelajaran perdana Sekolah Lansia PWRI Provinsi Sulawesi Utara digelar di Ruang C.J. Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (19/2/2026). Setelah pembukaan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertajuk Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA) oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, M.A.P.

Dalam pemaparannya, Jeanny menjelaskan bahwa program Bina Keluarga Lansia (BKL) merupakan wadah pembinaan bagi keluarga yang memiliki lansia. Melalui kelompok kegiatan ini, keluarga dibekali pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia.

“Lansia perlu didukung oleh keluarga dan lingkungan agar tetap sehat, aman, dan mampu berpartisipasi sesuai minat dan potensinya,” ujarnya.

Sekolah Lansia di BKL, lanjutnya, merupakan bentuk pendidikan nonformal sepanjang hayat (long life education). Program ini menyasar lansia mandiri maupun lansia dengan tingkat ketergantungan ringan, dengan pendekatan pembelajaran yang mencakup aspek kesehatan, keagamaan, sosial budaya, serta penguatan peran sosial.

Konsep SIDAYA diterapkan melalui tujuh dimensi lansia tangguh, yakni intelektual, fisik, sosial kemasyarakatan, spiritual, vokasional, emosional, dan lingkungan. Ketujuh dimensi tersebut diintegrasikan dalam kebijakan layanan terhadap kelompok lansia.

Melalui program ini, diharapkan lansia di Sulawesi Utara tetap aktif, sehat, dan berdaya sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Dipublikasikan oleh Disdukcapilkb Sulawesi Utara

Terakhir diupdate: 19 Februari 2026, 04.49